Rabu, 17 Agustus 2011

Merah Darah


jika merah adalah darah
yang mengalir dalam tubuhku
aku tak bisa menangis untukmu
dan bersujud di telapak kakimu
sebab senyumku
telah kau tukar dengan airmata
duka

darah kental yang baru lahir
dari airmata duka mengawal lesu jiwa
menemu kalaukalau ada sisa daya
yang bisa membasahi tenggorokan
dahagaku
pada darah yang mengalir lemah dan letih jasadku aku ingin istirahat sejenak melepas gemuruh
dalam dada

magelang 6 pebruari 2008

Kamis, 11 Agustus 2011

AKU MASIH SENDIRI

AKU MASIH SENDIRI
menanti dan menanti sesuatu yang tak pasti, FATAMORGANA
hilang semua hilang, sebelum kumenemukan yang kucari

AKU MASIH SENDIRI
terpuruk dalam penantian langit yang bergemuruh
laut yang membadai dan angin yang MENGHALILINTAR!!

ada yang berbisik curiga mematamatai mata HILANG JIWA
dan AKU TETAP MASIH SENDIRI
MENUNGGUMU ITU!!



11 Ramadhan 1432/ 11 Agustus 2011/ 09.30 wib/ 5. 

Rabu, 03 Agustus 2011

KEABADIAN MALAM

seperti yang sudah-sudah
malam selalu menjadi ruang abadi
bagi pemabuk liar
yang tak tau kemana ia `kan pulang 

seteguk anggur telah melupakan segala 
yang telah ia miliki 
atau `kan ia miliki

kebadian hanyalah fatamorgana 
bagi yang tak mampu 
menatap rembulan 
tepat di pusat surga neraka

malam hanyalah persembunyian cinta 
pemabuk keras yang tak tau jatidirinya ....

3 ramadhan 1432/ 3 agustus 2011/ 01.54 wib

Kamis, 21 Juli 2011

SUBUH

sungguh!!
tak ada waktu sehari 
seindah dan senikmat subuh!!
bintang kejora
angin yang menggigil 
dzikir-dzikir daun dan embun 
semua sempurna 
tunduk tawadhuk padaMu 
....................................
....................................

ALHAMDULILLAH YA ROBB!!
atas waktu dan kesempatanMu 
istiqomahkan selalu 
mata dan hati hamba 
dalam menggapaiMu dalam cintaMu


21 juli 2011/04.30 wib 

Selasa, 19 Juli 2011

TIBA-TIBA

masih selalu saja
ia datang tiba-tiba
tanpa salam ataupun ketukan pintu 

begitupun ia pergi 
tanpa pamit tanpa pesan


tak ada kata
tak ada suara

ia masih selalu saja
datang pergi 
tiba-tiba



18 juli 2011/22.58 wib

Minggu, 05 Juni 2011

Senin, 23 Mei 2011

Lelaki Telanjang Dada yang Mengibarkan Merahputih

( untuk 100 tahun Harkitnas )

Merdeka !!
Lelaki tua (ompong bertongkat) itu
Tak bisa lagi berteriak “Merdeka!!”
Atas nama darahairmata tanahairnya
Tak bisa lagi ia mengangkat bambu runcing
Yang pernah ia tancapkan untuk kemenangan
Tak bisa lagi ia bertelanjang dada dengan
Peluh perjuangan pengabdian bangsa
Tak bisa lagi ia

Merdeka !!
Apa arti kemerdekaan bila kita sama sekali
Tak mengenal siapa Sutomo, WR. Supratman,
Agus Salim, Jendral Sudirman, Diponegoro,
Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, Kartini,
Siapa Bung Karno, Bung Hatta,
Siapa pahlawan kita !!?
Kita tak bisa mengenal mereka!!

Yang biasa kita lakukan hanyalah
Upacara mengheningkan cipta dan dengan
Cepat kita melempar nama-nama mereka
Seperti kertas sampah, werr !!

Kudekati ia lelaki tua telanjang dada
: nak, apalah arti kemerdekaan
Sedang kita selalu kalah oleh nafsu
Apalah arti perjuangan, bila kita selalu
Menyerah sebelum berperang.
Tak ada penghormatan bagi mereka
Yang hanya dikenang . . .
Nak, tahun berapakah ini
Apakah indonesia sudah merdeka ?

(untuk seabad Hari Pendidikan Nasional
Negeriku, Indonesia, Ayo Bangkit !!)

20 mei 2008 

Tubuh Matahari

tubuh matahari di matamu kuning langsat tetiba hadir di rumahku tanpa salam pun pesan kau terus menyediakan angan bagi pertapa yang kensunyi...